MOTIVASI DAN DOA BERSAMA SISWA KELAS 6
Menjelang ASPD 2022, SD Negeri Nomporejo melaksanakan kegiatan “Motivasi dan Doa Bersama” untuk siswa kelas 6 SD Negeri Nomporejo Tahun Pelajaran 2021/2022 pada hari Jumat, 20 Mei 2022. Kegiatan yang dikemas secara santai ini, bertujuan untuk memberikan motivasi, dukungan dan doa kepada siswa kelas 6 agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam manjalankan ASPD yang merupakan bagian dari program kelulusan.
Dipandu oleh Bu Siti Rokhaniyah, S.Pd. dan diisi oleh Ust. Herianda. Rangkaian acara yang menarik, penuh semangat, dan sarat kan nilai religius dan muhasabah. Dalam tausiyahnya, Ust. Herianda menguatkan bahwa menjadi pelajar harus memahami adab-adabnya. Beliau memberikan sebuah kata motivasi kepada siswa “Bisa karena dilatih bukan sekedar menunggu keajaiban”. Yang bermakna bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi orang cerdas, hanya saja tergantung kepada niat dan pilihan kita untuk bisa menjadi atau tidak menjadi apa yang diinginkan.
Kepala Desa Nomporejo (Bapak Sapon) menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terlaksananya acara ini dan memberi doa restu kepada seluruh siswa agar ASPD dapat terlaksana dengan lancar. Salah satu wali kelas 6, Fatimah menyampaikan agar siswa lebih sadar akan tugas dan kewajibannya, lebih mandiri dalam segala hal, lebih meningkatkan kualitas ibadah, belajar dengan sungguh-sungguh, dan tidak lupa untuk selalu berdo’a, serta memohon restu orang tua agar dapat mencapai kesuksesan di masa mendatang. Najwa Nabila, mewakili siswa kelas 6 lainnya menyampaikan permohonan maaf dan doa restu kepada guru dan orang tua agar dapat melaksanakan ASPD dengan baik, serta ucapan terima kasih atas segala jerih payah guru, orang tua, dan dukungan teman-teman sekelasnya.
Sebelum kegiatan diakhiri, disajikan momen mengharukan yaitu seluruh siswa dipandu untuk sungkeman, meminta maaf dan memohon restu kepada orang tua, dilanjutkan dengan doa khusyu’ oleh Ust. Harianda“.
Jika kalian menganggap ujian sebagai peperangan, maka akan banyak persiapan yang dilakukan, termasuk cara curang, namun jika kalian menganggap ujian sebagai sebuah kesempatan baik, maka kalian akan mempersiapkannya dengan baik”, lanjut Bu Siti Rokhaniyah menutup acara.