Ekstrakurikuler

"Kami Hadir dalam rangka perubahan."

Taman Pendidikan Al Qur’an atau TPA bertujuan untuk memberikan pengajaran baca Al Qur’an sejak dini, serta memahami dasar-dasar Islam pada peserta didik di SD N Nomporejo. Kegiatan ekstrakurikuler TPA di SDN Nomporejo ditekankan pada pemberian dasar-dasar membaca Iqro/Al Qur’an serta pendampingan kerohanian siswa agar mempunyai kesiapan untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.

Ekstrakulikuler TPA SD N Nomporejo dilaksanakan setiap hari Senin-Kamis setelah jam pulang sekolah. Di masa pandemi, kegiatan ekstrakulikuler TPA dilaksanakan secara daring, melalui bimbingan WA. Dengan bimbingan Bu Hanum selaku guru PAI dan guru ekstra lainnya. Dengan adanya ekstrakuliner TPA ini, besar harapan kami para siswa SDN Nomporejo dapat menerapkan ilmu yang baik dan benar di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

TPA

Taman Pendidikan Al Qur’an

Pramuka

Pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib bagi seluruh siswa di sekolah. Pramuka (Praja Muda Karana) yang berarti Memiliki Jiwa Muda yang suka Berkarya. Pramuka dilambangkan dengan Tunas Kelapa. Tunas Kelapa menandakan bahwa Pramuka harus mampu berdiri kokoh, tumbuh tinggi, kuat, memiliki banyak manfaat bagi sesama. Kegiatan Pramuka memiliki banyak manfaat, diantaranya:

  1. Melatih siswa untuk mandiri.
  2. Melatih siswa untuk lebih disiplin.
  3. Membangun karakter gotong royong.
  4. Meningkatkan rasa kepedulian.
  5. Belajar mencintai alam.a
  6. Belajar untuk saling bekerjasama.
  7. Melatih kepemimpinan/leadership

Ekstrakulikuler Pramuka di SD N Nomporejo dilaksanakan setiap Jumat sore yang diikuti oleh siswa Kelas 3 sampai 5. Pembimbing dan pembina ekstrakulikuler Pramuka yatiu Bu Siti Rokhaniyah, S.pd. Pada masa pandemi, mengikuti aturan dari pemerintah, kegiatan Pramuka untuk sementara ditiadakan.

Tidak hanya baris-berbaris, berbagai sandi, dan tali menali tetapi juga banyak pengetahuan dan kegiatan yang menekankan pada keterampilan hidup dan kepramukaan lainnya. Melalui berbagai kegiatan tersebut, keterampilan kepramukaan diharapkan dapat membentuk karakter yang diperlukan pada abad ini.

Melukis merupakan kegiatan yang membutuhkan daya imajinasi dan kreatifitas siswa dalam menggunakan pensil, krayon atau cat air. Melukis merupakan salah satu ekstrakurikuler di SD N Nomporejo. Dengan melukis ini siswa dapat mengembangkan sikap aktif, kreatif dan inovatif dalam proses belajarnya. Dalam tujuannya untuk menampung bakat dan minat siswa, SD N Nomporejo melaksanakan kegiatan ekstra melukis setiap hari Rabu setalah jam pulang sekolah bertempat di ruang Perpustakaan Mekar SD N Nomporejo di bawah bimbingan Bu Srika dan Bu Lindra. Namun pada masa pandemi, mengikuti aturan dari pemerintah, kegiatan Pramuka untuk sementara ditiadakan. Dengan adanya ekstra melukis ini, diharapkan siswa siswi SD N Nomporejo dapat lebih kreatif dan imajinatif.

Melukis

Tari

Ekstrakulikuler Tari di SD N Nomporejo telah ada sejak 2010. Program ekstrakurikuler tari merupakan wadah siswa untuk mengenal, dan belajar seni tari sehingga mereka lebih mencintai budaya, ikut berperan aktif dalam menggembangkan dan melestarikan seni tari.

Output kegiatan dari ekstra tari diantaranya terseuguhnya penampilan tari pada acara tertentu misalnya perpisahan, menyambut tamu, dan mengikuti lomba tari. Ektra tari di SD N Nomporejo biasanya diadakan setiap hari Selasa dan hari hari tertentu jika sedang mempersiapkan penampilan untuk suatu acara. Kegiatan ektra tari di bina oleh ibu Rahma. Pada masa pandemi, mengikuti aturan dari pemerintah, kegiatan Pramuka untuk sementara ditiadakan.

Pendidikan  karakter berbasis budaya sudah menjadi hal yang sentral bagi dunia pendidikan.  Hal ini tentu sejalan dengan Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Tidak hanya menyoroti prestasi akademik saja, melainkan juga  membelajarkan pembentukan etika yang baik demi menjunjung budaya lokal, khususnya budaya Jawa.

Pengenalan budaya Jawa tidak hanya diberikan melalui mata pelajaran, tetapi juga dikemas dalam kegiatan ektra kemataraman. Kegiatan esktra kemataraman di SD N Nomporejo dibimbing dan dibersamai oleh guru kelas masing-masing.

Kegiatan kemataraman sendiri diantaranya;

  1. Pengenalan permainan tradisional (egrang, congklak, gobak sodor, jamuran, dan sebagainya) 
  2. Pengenalan huruf Jawa/aksara Jawa
  3. Pengenalan makanan khas Jawa
  4. Pengenalan baju dan rumah adat khas Jawa
  5. Pengenalan empon-empon
  6. Tembang jawa
  7.  

Dengan adanya ektstra kemataraman ini, diharapkan semangat mengusung dan bangga akan budaya Jawa semakin tinggi pada siswa. Sehingga partisipasi siswa merupakan salah satu wujud nyata kesadaran mencintai, menghargai, dan melestarikan budaya Jawa agar tidak punah.  Dengan kata lain, pendidikan  merupakan media transfer budaya dan usaha untuk mencegah lunturnya budaya nasional di kalangan pelajar Indonesia.

Cinta Budaya melalui Kegiatan Kemataraman